*

Produksi jagung yang ada dipetani telah diserap oleh industri agro maupun kalangan industri peternak,  ada jenis jagung lain yang memang diperuntukan untuk  industri mamin yang belum banyak dihasilkan petani dalam jumlah besar sehingga harus didatangkan dari luar.

Industri agro di tanah air kembali menghadapi tantangan, berupa ketersediaan bahan baku lokal berupa jagung. Hal ini menyebabkan para pelaku usaha kini terpaksa melakukan impor jagung dari luar negeri dengan volume cukup besar walaupun berfluktuasi.

Industri Agro mengalami pertumbuhan cukup baik ditengah tekanan ekonomi pandemi. Namun industri tersebut adalah salah satu yang bergantung pada bahan baku impor, karena ketersediaan di dalam negeri tidak bisa memenuhi industri hilir.

Impor Jagung 
Impor jagung dalam kurun waktu lima tahun terakhir (2016 – 2020) mengalami pertumbuhan positif, bahkan ditahun 2019 terjadi lonjakan cukup tajam. Pemicu lonjakan ditenggarai seperti kuantitas yang belum memadai. Disisi lain  jagung jenis dent corn atau yang dikenal sebagai jagung gigi kuda memiliki kandungan tepung (starch) yang tinggi. Sehingga cocok untuk industri makanan seperti keripik jagung (corn chips), tepung maizena, keripik tortilla maupun taco ternyata belum banyak dihasilkan didalam negeri. Pada industri pemanis yang telah beralih dari gula ke jagung juga lebih banyak mendatangkan bahan baku dari luar negeri.

Ada tiga faktor yang mempengaruhi serapan bahan baku dalam negeri ke industri.

  1. Kuantitas yang belum memadai
  2. Kualitas yang tidak sesuai
  3. Kontinuitas yang tidak terjaga.

Ketiga hal tersebut serta masalah fluktuasi harga harus diatasi dalam rangka memperkuat sektor hulu dari industri ini. Pemerintah telah melakukan realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) secara nasional khusus untuk sektor pertanian jagung, dan  hingga akhir Agustus 2021 telah mencapai Rp1,76 triliun yang disalurkan kepada 72.070 debitur.

Kirim Pesan
Senang sekali bisa membantu anda, jika ada yang ingin di tanyakan tentang Produk, harga dan Jasa kami......silahkan kirim pesan