Select your Top Menu from wp menus

PT Trias Sentosa Bekerjasama Dengan Perusahaan Jepang

PT Trias Sentosa Bekerjasama Dengan Perusahaan Jepang, sebagai produsen plastik film terkemuka di Indonesia, PT. Trias Sentosa Tbk., menggaet perusahaan asal Jepang, yaitu Toyobo Co. Ltd., membentuk dua perusahaan baru, yaitu PT. Trias Toyobo Astria (TTA), dan PT. Toyobo Trias Ecosyar (TTE) dengan nilai investasi hingga Rp. 1,1 triliun.

Dalam kerjasama ini, pengendali utama PT. TTA adalah PT. Trias Sentosa Tbk., sedangkan pengendali utama PT. TTE adalah Toyoba Co. Ltd, keduanya akan dibangun di lokasi pabrik PT. Trias Sentosa Tbk., di Sidoarjo, Jawa Timur.

Harapannya pembentukan dua perusahaan baru tersebut akan mampu meningkatkan pendapatan perusahaan, karena didukung fasilitas pengolahan plastik yang lengkap, dan PT. Trias Sentosa Tbk., adalah satu-satunya perusahaan dengan fasilitas converting yang paling lengkap di Indonesia, sehingga pihaknya mampu membuat banyak produk dengan nilai tambah yang lebih tinggi.

Sementara itu, penjualan bersih PT. Trias Sentosa Tbk., selama lima tahun terakhir ini (2012-2016) menunjukkan trend yang masih meningkat, meski penjualan bersih tahun 2015 dan 2016 mengalami penurunan. Laju pertumbuhan penjualan bersih PT. Trias Sentosa, Tbk selama 2012-2016 tumbuh rata-rata sebesar 4,3% per tahunnya.

Untuk penjualan bersih tahun 2016 lalu yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2016 adalah sebesar Rp. 2,249 triliun, atau turun 8,5% atau sekitar Rp. 208 miliar dibandingkan dengan penjualan pada tahun 2015 sebesar Rp. 2,457 triliun. Penurunan ini disebabkan oleh terus meningkatnya persaingan usaha dalam industri kemasan flexible dan juga permintaan yang relatif stagnan terutama dari pasar domestik. Roda perekonomian Indonesia pada tahun 2016 belum menunjukkan perbaikan seperti yang diharapkan. Hal ini menyebabkan penurunan nilai penjualan pasar domestik yang cukup signifikan sebesar 13% dibandingkan dengan tahun sebelumnya atau menurun dari Rp1,374 triliun menjadi Rp1,195 triliun, sedangkan penjualan ekspor mengalami penurunan sebesar 2,6% dari Rp1,083 triliun menjadi Rp1,054 triliun.

 

Related posts


Warning: strpos(): Empty needle in /home/cciindon/public_html/ccinews/wp-content/plugins/tawkto-live-chat/tawkto.php on line 182