Industri Kaca Float Glass

Industri Kaca Float Glass

Hasil penelitian BIZTEKA – PT. CCI menunjukkan bahwa jumlah produsen float glass di Indonesia sampai tahun 2017 ini tidak lebih dari 3 perusahaan saja. Ke-tiga perusahaan tersebut adalah PT. Asahimas Flat Glass, PT. Muliaglass, dan PT. Tossa Shakti.

PT. Asahimas Flat Glass Tbk. merupakan Perusahaan Modal Asing (PMA) yang berdiri pada tahun 1971, dan merupakan bagian dari Asahi Glass Co. Ltd, yang merupakan salah satu produsen kaca terbesar di dunia.

Kapasitas produksi PT. Asahimas Flatt Glass saat ini adalah sebesar 630.000 ton per tahun untuk kaca datar, 4,5 juta m3 kaca pengaman dan 2,4 juta m3 untuk kaca cermin. Dengan kapasitas sebesar ini Asahimas merupakan salah satu industri kaca terbesar di Asia Tenggara.

Untuk mengantisipasi adanya rencana perubahan tata kota berdasarkan Perda DKI Jakarta 1/2014 tentang RDTR dan Peraturan Zonasi, maka belum lama PT. Asahimas Flat Glass Tbk telah menutup satu pabrik Tungku F-4 produksi kaca lembarannya di Ancol, Jakarta Utara dan menggantinya dengan pabrik baru Tungku C-1 berkapasitas 210.000 ton per tahun di Cikampek-Purwakarta, Jawa Barat. Pembangunan pabrik baru senilai Rp. 796,8 miliar. Pabrik baru ini menggunakan teknologi baru dari Asahi Glass Co. Ltd. (ACG Group) yang dapat memproduksi kaca dengan spesifikasi tertentu. Selain menutup satu pabrik Tungku F-4, perusahaan juga akan menutup satu pabriknya lagi di Ancol, Tungku F-3 berkapasitas produksi 120.000 ton per tahun, dan menggantinya dengan pabrik baru yang bersebelahan dengan Tungku C-1, yakni Tungku C-2.

Industri Kaca Float Glass___________
Selengkapnya bisa didapatkan Pada Jurnal Bisnis Bizteka Edisi November 2017

Related posts

error: Content is protected !!