Industri dan Pemasaran Soda Ash di Indonesia

Rp500,000

Prospek Industri dan Pemasaran Bahan Kimia Untuk Industri Makanan di Indonesia

Clear
SKU: N/A.

Product Description

Prospek Industri dan Pemasaran Bahan Kimia Untuk Industri Makanan di Indonesia
PENDAHULUAN
BAHAN KIMIA YANG DIGUNAKAN
1. Sodium Bicarbonate
2. Lecithine
3. Yeast
4. Benzoate
5. Monosodium Glutamate (MSG)
PERKEMBANGAN SUPLAI
1. Sodium Bicarbonate
2. Lechitine
3. Yeast
4. Benzoate
5. Monosodium Glutamate (MSG)
GAMBARAN UMUM INDUSTRI MAKANAN
1. Industri Biskuit
2. Industri Mie
3. Industri Roti/Bakery
4. Industri Snack
KONSUMSI BAHAN KIMIA
1. Konsumsi Oleh Industri Biskuit
2. Konsumsi Oleh Industri Mie
3. Konsumsi Oleh Industri Roti/Bakery
4. Konsumsi Oleh Industri Snack
Total konsumsi
SISTIM DISTRIBUSI DAN HARGA
PROYEKSI KONSUMSI BAHAN KIMIA MAKANAN
Proyeksi Konsumsi Oleh Industri Biskuit
Proyeksi Konsumsi oleh Industri Mie
Proyeksi Konsumsi oleh Industri Bakery/Roti
Proyeksi Konsumsi oleh Industri Snack
KESIMPULAN

Daftar isi
Di Indonesia pertumbuhan industri makanan turunan dari tepung terigu seperti industri bakery/roti, mie instant, mie basah, snack, biskuit dan lain sebagainya tergolong pesat. Produk turunan tepung terigu tersebut saat ini tidak hanya menjadi santapan masyarakat perkotaan saja, melainkan telah merambah hingga ke pedesaan. Bahkan konsumennyapun tidak hanya terbatas untuk pasar lokal saja, melainkan juga telah berhasil menembus pasar ekspor.

Perkembangan industri turunan tepung terigu diatas tentunya berdampak positip terhadap meningkatnya konsumsi bahan kimia aditifnya seperti sodium bicarbonate, yeast, lecithine, benzoates dan monosodium glutamate. Diprediksikan permintaan terhadap bahan kimia aditif tersebut dimasa mendatang akan semakin membesar, sejalan dengan semakin berkembangnya industri turunan tepung terigu.

Melihat potensi pasar yang cukup besar tersebut mendorong Bizteka-CCI untuk membahas lebih lanjut mengenai perkembangan industri bahan kimia aditif pada industri makanan ini. Dalam laporan ini disajikan seberapa besar permintaan masing-masing bahan kimia makanan dipasar lokal, harga serta prospeknya pada lima tahun mendatang.

Laporan ini disusun berdasarkan data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dari hasil wawancara dengan para produsen bahan kimia makanan yang ada di Indonesia, distributor kimia dan industri pemakainya. Sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi pemerintah terkait seperti Kementerian Perindustrian, Badan Pusat Statistik, Badan Koordinasi Penanaman Modal serta bank data yang ada di Bizteka – CCI