Prospek Industri dan Pemasaran Alat Kesehatan di Indonesia

Prospek Industri dan Pemasaran Alat Kesehatan di Indonesia
PENDAHULUAN
DISKRIPSI PRODUK
PRODUSEN ALAT KESEHATAN DI INDONESIA
PERKEMBANGAN PRODUKSI
MARKETSHARE
PERKEMBANGAN IMPOR
PERKEMBANGAN EKSPOR
PERKEMBANGAN NILAI PASAR ALKES INDONESIA
PERKEMBANGAN RUMAH SAKIT
KEBUTUHAN STANDAR PERALATAN
SISTIM DISTRIBUSI DAN HARGA
PERMASALAHAN YANG DIHADAPI INDUSTRI ALAT KESEHATAN
KEBIJAKAN PEMERINTAH
PROSPEK PASAR ALAT KESEHATAN DI INDONESIA
PROYEKSI NILAI PASAR ALKES DI INDONESIA
KESIMPULAN

Alat kesehatan (alkes) merupakan komponen penting dalam pelayanan kesehatan di samping obat. Alkes berfungsi mendiagnosis dan meringankan penyakit serta mempertahankan bahkan meningkatkan kesehatan. Di samping fungsi sosialnya, alkes juga memiliki fungsi ekonomi, yakni alkes menjadi komoditas yang memiliki nilai menjanjikan terutama di ASEAN, khususnya di Indonesia.

Permasalahannya saat ini kebutuhan alat kesehatan (alkes) di Indonesia sebagian besar masih harus dipenuhi dari produk impor. Karena itu, dibutuhkan upaya-upaya dalam mengurangi ketergantungan impor dengan mulai mengembangkan industri alat kesehatan dalam negeri untuk meningkatkan ketersediaan alat kesehatan dalam negeri.

Untuk mewujudkan hal tersebut pemerintah mengeluarkan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2016 tentang Percepatan Pengembangan Industri Farmasi dan Alat Kesehatan pada 8 Juni 2016 lalu. Kebijakan itupun langsung disambut baik oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dengan meminta semua instansi terkait baik pengusaha maupun rumah sakit untuk melaksanakan intruksi tersebut.

Kementerian Kesehatan langsung mengajak para pengguna alkes baik rumah sakit maupun tenaga kesehatan untuk mulai beralih memakai produk dalam negeri. Dengan menggunakan alkes dalam negeri yang terjamin keamanan, mutu, dan kemanfaatannya, berkontribusi positif terhadap perekonomian Indonesia dalam memajukan dan mengembangkan industri alat kesehatan dalam negeri serta menguatkan daya saing ekonomi baik nasional maupun global.

Dengan kualitas alkes produk dalam negeri yang terus ditingkatkan dan telah memenuhi standar, dan dilain pihak harganya juga cukup kompetitif dibandingkan dengan alkes produk impor, konsumen didalam negeri diharapkan lebih memilih produk alkes dalam negeri. Sehingga dapat mengurangi biaya pelayanan kesehatan sebesar 20-30% secara keseluruhan.

Melihat fenomena menarik dalam industri alat kesehatan ditanah air ini, mendorong BIZTEKA untuk membahas lebih lanjut mengenai Prospek Industri dan Pemasaran Alat Kesehatan di Indonesia.

Laporan ini disusun berdasarkan dua sumber, yaitu data primer dan sekunder. Data Primer diperoleh dari para pelaku industri alat kesehatan dan Asosiasi Perusahaan Alat Kesehatan Indonesia (ASPAKIN). Sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi pemerintah terkait seperti Badan Pusat Statistik, Kementerian Kesehatan, Kementerian Perdagangan serta bank data yang ada di BIZTEKA – CCI.

Related posts