Prospek Industri dan Pemasaran Propylene Glycol di Indonesia

Prospek Industri dan Pemasaran Propylene Glycol di Indonesia, salah satu cara untuk memproduksi propylene glycol (PG) adalah dengan menghidrolisis propylene oxide.

Di Indonesia propylene glycol hingga awal tahun 2018 ini belum dapat diproduksi sendiri dan bahkan belum ada satupun investor yang tertarik menanamkan investasinya di bidang industri ini kendati permintaannya ada kecenderungan yang terus meningkat. Sehingga untuk memenuhi seluruh kebutuhan propylene glycol dipasar dalam negeri, Indonesia hingga awal tahun 2018 ini masih mengandalkan pasokan dari impor.

Menurut beberapa importir/distributor yang berhasil dihubungi Bizteka, kurangnya minat investor untuk menanamkan modalnya disektor industri ini karena permintaan terhadap propylene glycol dipasar dalam negeri belum begitu besar, sehingga belum mencapai skala ekonomis. Apalagi bahan bakunya (propylene oxide) sampai saat ini belum diproduksi didalam negeri.

Perkembangan Impor Propylene Glycol Indonesia, 2013 – 2017

Perkembangan Suplai Propylene Glycol di Indonesia
Dengan belum diproduksinya propylene glycol di Indonesia, maka suplai bahan kimia ini dihitung dengan mengurangkan antara impor dengan ekspor pada tahun yang sama. Dengan asumsi tersebut maka diketahui bahwa suplai propylene glycol di pasar dalam negeri sepanjang tahun 2013 hingga 2017 secara keseluruhan cenderung meningkat dengan laju sebesar 2,03% per tahun.

________________,-
Selengkapnya mengenai Prospek Industri dan Pemasaran Propylene Glycol di Indonesia bisa didapatkan pada jurnal Bisnis BIZTEKA edisi Januari 2018 pada profil industri “Prospek Industri dan Pemasaran Propylene Glycol di Indonesia”.

Related posts

error: Content is protected !!