Ekspor Kakao Ke Pasar Eropa

Produk perkebunan merupakan andalan kekuatan ekspor komoditas pertanian Indonesia di pasar Uni Eropa. Salah satu komoditas unggulan yang hingga saat ini memiliki tren permintaan yang meningkat adalah coklat atau kakao. Neraca perdagangan Indonesia untuk produk kakao dan turunannya selalu menunjukkan tren yang positif dari tahun ke tahun.

Industri pengolahan biji kakao untuk re-ekspor sedang berkembang di dalam negeri. Sebagai catatan, di 2018 Indonesia mengimpor biji kakao sebanyak 240 ribu ton dengan nilai impor mencapai US$. 528 juta.

Supply biji kakao nasional yang tersedia masih belum mampu mencukupi kapasitas terpasang industri olahan kakao. Pabrik-pabrik pengolahan kakao mengolah biji kakao menjadi intermediate goods untuk selanjutnya diekspor ke negara-negara konsumen utama seperti Eropa, Amerika Serikat, dan Jepang.

Indonesia telah mengusulkan initial offer untuk lebih dari 10 ribu pos tarif, termasuk di dalamnya kakao dan produk turunannya, di mana cacao butter masih menjadi produk unggulan ekspor Indonesia dengan volume ekspor mencapai 24,6 ribu ton di 2018.

Ekspor kakao tahun 2018 adalah Malaysia sebesar 100.539 ton atau sekitar 26,4% terhadap total ekspor senilai US$.187.310 ribu, diurutan kedua tujuan Amerika Serikat sebesar 73.262 ton dan India diurutan ketiga sebesar 24.991 ton.

Ekspor Kakao Indonesia

Indonesian OIL PALM PLANTATION and its Downstream Industries Directory
10 Komoditi perkebunan di indonesia
10 KOMODITI PERKEBUNAN di Indonesia
Indonesian METAL PRODUCTS Directory, 2017

Related posts