Rp500,000

Profile Industri
Propek Pertambangan Industri dan Pemasaran Batubara di Indonesia

In stock

Quantity

Product Description

Industri  pertambangan batubara nasional beberapa tahun terakhir  tumbuh sangat pesat, hal tersebut dikarenakan perusahan skala sedang, menengah sampai besar berhasil eksis dan berkembang dalam meningkatkan produksi dan penjualan, keberhasilan tersebut menjadikan Indonesia sangat diperhitungkan oleh produsen batubara dunia seperti Australia, Rusia, Afrika Selatan, serta China.

Namun di balik keberhasilan tersebut ada sisi negatif yang harus diterima, yaitu bahwasannya produksi batubara yang melimpah atau oversuplay,  yang kemudian dilempar kepasar international telah menjadikan harga batubara menjadi menurun, hal tersebut membuat pemerintah merevisi produksi dengan menurunkan produksi batubara di tahun  2019 menjadi sebesar 489,13 juta ton, padahal  tahun 2018 produksi meningkat cukup tajam sebesar 548,58 juta ton, selain itu pemerintah menerapkan   Pemenuhan Kebutuhan Dalam Negeri atau dikenal Domestik Market Obligation (DMO) sebesar 25% atau sama dengan tahun lalu. Bila tidak dipenuhi, pengusaha akan dikenakan sanksi.

Potensi batubara yang sangat melimpah dapat mendorong industri pertambangan batubara didalam negeri tetap eksis terus tumbuh. Saat ini Indonesia menempati peringkat ke-9 atau sekitar 2,2 persen dari total cadangan batu bara dunia. Melihat fenomena inilah akhirnya mendorong BIZTEKA edisi Agustus 2019 untuk membahas lebih lanjut mengenai PROSPEK PERTAMBANGAN INDUSTRI DAN PEMASARAN BATUBARA DI INDONESIA. Dalam laporan ini juga dibahas mengenai perkembangan supply dan demand batubara dipasar lokal, harga, proyeksi konsumsi serta peluang ekspornya dimasa mendatang.