Rp500,000

Prospek Industri dan Pemasaran PACKAGING (KEMASAN) BERBAHAN KERTAS di Indonesia

In stock

Quantity

Product Description

Prospek Industri dan Pemasaran PACKAGING (KEMASAN) BERBAHAN KERTAS di Indonesia. Melihat fenomena Industri PACKAGING (KEMASAN) Berbahan Kertas di Indonesia, mendorong BIZTEKA untuk mengulas lebih jauh mengenai prospek industri-nya di Indonesia, Industri kemasan kertas adalah salah satu industri yang terus tumbuh dan berkembang seiring dengan pertumbuhan industri di suatu negara yang di karenakan sebagain besar industri manufaktur dan consumer goods terutama industri makanan minuman, industri alas kaki, elektronik, dan industri peralatan rumah tangga menggunakan kemasan kertas (packaging) dalam pengempakan produknya mengalami perkembangan.

Industri packaging dari kertas yang terus berkembang hingga saat ini,  tidak hanya sekedar berfungsi sebagai pembungkus produk, melainkan telah menjadi sarana penyampaian informasi dan promosi,  Produk Kemasan berbahan baku utama kertas secara garis besar di bedakan menjadi dua jenis kemasan, yaitu Kemasan Karton Boks Bergelombang (Corrugated Box)  dan Kemasan Karton Boks Tidak Bergelombang (Non-Corrugated Box), Sedangkan Non-Corrugated Box di kelompokkan lagi menjadi beberapa jenis diantaranya yaitu kemasan tetrapack, kemasan semen dan kemasan lipat (folding box).

Berdasarkan informasi BIZTEKA peroleh saat ini kurang lebih ada 137 perusahaan kemasan kertas di Indonesia, sedangakan produksi kemasan kertas nasional sepanjang tahun 2014 hingga 2018 mengalami pertumbuhan cukup baik yakni 4,1%.  Pada tahun 2014 lalu produksi kemasan kertas tercatat sebesar 4,11  juta ton, meningkat menjadi 4,31 juta ton pada 2015, Pada tahun 2016 mencapai 4,54 juta ton, terus meningkat hinga pada tahun 2018 produksinya sudah mencapai 4,82 juta ton.

“Prospek Industri dan Pemasaran PACKAGING (KEMASAN) BERBAHAN KERTAS di Indonesia”, adalah Profil industri yang dibahas pada BIZTEKA edisi 042 – April 2019, dalam jurnal ini menginformasikan mengenai perkembangan Produsen, Produksi, Suplay, Konsumsi Harga, Perkembangan Ekspor-impor-nya dan juga peluang investasinya di masa lima tahun mendatang.