Rp500,000

Prospek Industri & Pemasaran SODIUM SILICATE (Water Glass) di Indonesia
Jurnal Bisnis Bizteka Edisi 063/Januari/ 2021

In stock

Quantity

Product Description

Di Indonesia sodium silicate telah diproduksi sejak lama dan perusahaan yang terjun dalam industri tersebut berjumlah sembilan perusahaan.

Banyaknya perusahaan yang terjun dalam industri tersebut, bisa dikatakan persaingan dalam memperebutkan pasar semakin ketat. Hal ini dapat terlihat dari sejumlah pengusaha berlomba – lomba memberikan penawaran menarik kepada industri hilir melalui potongan harga, maupun pengiriman barang.

Tetapi yang menarik ditengah persaingan yang semakin ketat, secara keseluruhan industri ini terus berkembang. Pertumbuhan ini terlihat dari perkembangan produksinya yang terus meningkat setiap tahunnya. Walaupun akhirnya dalam dua tahun terakhir mengalami penurun, salah satunya akibat virus corona yang melanda tanah air setahun terakhir.

Meskipun demikian industri sodium silicate atau waterglass nampaknya akan terus tumbuh, mengingat permintaan terhadap bahan kimia tersebut oleh kalangan industri masih cukup besar dan konsumsinya pun setiap tahun terus meningkat. Apalagi pemerintah kini sangat memperioritaskan pengembangan industri kimia di tanah air.

Saat ini yang menjadi persoalan, serta menjadi masalah klasik meskipun bahan kimia sodium silicate telah dapat diproduksi, ternyata impor terhadap bahan kimia tersebut terus berlangsung dengan volume cukup besar setiap tahunnya. Bisa dikatakan ketergantungan terhadap bahan kimia tersebut masih tinggi.

Melihat potensi pasar yang besar tersebut, mendorong BIZTEKA untuk membahas lebih lanjut mengenai “Prospek Industri dan Pemasaran Sodium Silicate (Waterglass) di Indonesia”. Dalam laporan Profil Industri ini dibahas mengenai perkembangan supply dan demand Sodium Silicate  dipasar dalam negeri, harga serta peluang pasarnya dimasa lima tahun mendatang. (Daftar Isi)

Laporan Profil Industri ini disusun berdasarkan beberapa sumber, yaitu data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dari produsen Sodium Silicate yang ada di Indonesia, para distributor kimia serta industri pemakainya. Sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi pemerintah terkait seperti Kementerian Perindustrian, Badan Pusat Statistik, Badan Koordinasi Penanaman Modal serta bank data yang ada di Bizteka-CCI.