Rp600,000

Soft Copy/Jurnal Bisnis BIZTEKA/September/2023
Prospek Industri dan Pasar SODIUM SIANIDA di Indonesia
________________________________________
Note :

  • Khusus Pembayaran Pembelian Menggunakan Qris,
    Diharuskan Mengirimkan Photo – Judul Produk
    ke (Wa) 0821 9904 0203
  • Pembayaran Pembelian Menggunakan Kartu Kredit atau Bank Transfer Silahkan  Pilih Shop

In stock

Quantity

Product Description

Prospek Industri dan Pasar SODIUM SIANIDA di Indonesia, Sektor pertambangan khususnya emas dan perak di Indonesia masih memiliki potensi yang cukup besar untuk dikembangkan. Potensi tersebut tercermin dari masih besarnya deposit bahan tambang yang hingga saat ini belum tergali sepenuhnya. Sehingga tidak mengherankan jika sektor pertambangan emas dan perak ini cukup diminati oleh kalangan investor. Hal inil tertunya berpengaruh besar terhadap permintaan produk penunjang usaha pertambangan tersebut, termasuk diantaranya adalah sodium sianida (sodium cyanide=NaCN).

Sodium sianida hingga saat ini belum dapat diproduksi di dalam negeri, sehingga seluruh kebutuhan bagi industri lokal masih mengandalkan dari pasokan impor. Usaha pendirian pabrik bahan kimia ini, pada tahun 2008 kabarnya pernah dirintis oleh beberapa investor. Namun dalam perkembangannya hingga tahun 2023 tidak terdengar kembali rencana pembangunan pabrik tersebut di Indonesia.

Melihat masih tingginya potensi pertambangan emas dan perak di dalam negeri dan dilain pihak hingga sekarang belum ada investor baru yang tertarik menerjuni bidang industri ini, mendorong BIZTEKA untuk membahas lebih lanjut mengenai Prospek industri dan pasar sodium sianida di Indonesia. Dalam laporan ini akan dibahas mengenai perkembangan supply dan demand sodium cyanide di pasar lokal, serta prospek pasarnya dalam masa lima tahun mendatang

Laporan khusus “Prospek Industri dan Pasar SODIUM SIANIDA di Indonesia”  disusun berdasarkan dua sumber data, yaitu data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil wawancara BIZTEKA dengan para importir dan industri pemakai sodium cyanide. Sedangkan data sekuner diperoleh dari instansi terkait seperti Badan Pusat Statistik, Kementerian  Energi dan  Sumber  Daya  Mineral serta bank data yang ada di CCI.

Send your message
1
Hi friend....
Maybe we can help you ?