Rp500,000

Prospek dan Pemasaran INDUSTRI KREATIF di Indonesia

Clear
SKU: N/A.

Product Description

Melihat fenomena menarik dalam Industri Kreatif di Indonesia saat ini,  mendorong BIZTEKA untuk membahas lebih lanjut mengenai Prospek Industri dan Pemasarannya. Badan Kementerian yang bertanggung jawab terhadap perkembangan ekonomi kreatif di Indonesia adalah BEKRAF, bertugas membantu presiden dalam merumuskan, menetapkan, mengkoordinasikan, dan sinkronisasi kebijakan di bidang ekonomi kreatif.

Aktivitas ekonomi kreatif lebih banyak bersentuhan dengan Consumer Good dari pada produk komoditas, sehingga relasi bisnisnya biasanya B to C atau Business to Customer bukan B to B. Sebagai penunjang kelancaran bisnis ekonomi kreatif banyak disupport oleh perkembangan teknologi internet, sehingga populasi pemakai sosial media sangat membantu percepatan laju perkembangan industri kreatif.

Dari survei yang telah dilakukan pada tahun 2017, berdasarkan wilayah, lebih dari separuh atau 58,08 persen pengguna internet di Indonesia pada tahun 2017 berada di Pulau Jawa. Adapun sekitar 19 persen berada di Sumatera, 7,97 persen di Kalimantan, 5,63 persen berada di Bali dan Nusa Tenggara, 6,73 persen berada di Sulawesi, serta 2,49 persen di Maluku dan Papua.

Dengan populasi pengguna internet yang meluas maka informasi sangat cepat didistribusikan ataupun didapat oleh para penggiat ekonomi kreatif, sehingga bisa mempercepat perkembangan pasar ekonomi kreatif.

Ekonomi kreatif atau industri kreatif atau disebut juga dengan istilah Knowledge Based Economy adalah pendekatan, tren, konsep dan kegiatan ekonomi yang bersumber dari kreativitas, inovasi, bakat, ide dan gagasan serta mengandalkan sumber daya manusia sebagai faktor produksi untuk menjalankan ekonomi.

Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf) yang ditunjuk oleh pemerintah menyatakan ekonomi kreatif telah  menjadi poros ekonomi terbaru Indonesia. Hal ini terlihat dari meningkatnya kontribusi sektor industri kreatif terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) setiap tahunnya. Pada tahun 2013 kontribusi ekonomi kreatif terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia adalah Rp 641,81 triliun dan pada tahun 2014  meningkat menjadi Rp 784,87 triliun.

Selangkapnya mengenai “PROSPEK INDUSTRI DAN PEMASARAN INDUSTRI KREATIF DI INDONESIA” Bisa di dapat pada Jurnal Bisnis Bizteka edisi Juni 2018.