INVESTASI HOTEL BERBINTANG

INVESTASI HOTEL BINTANG SATU
Besarnya investasi yang diperlukan untuk membangun proyek Hotel Bintang Satu dengan jumlah kamar sebanyak 60 kamar, diperkirakan sejumlah Rp.30.167.733.062,- yang digunakan untuk membiayai bangunan hotel berikut pra-sarana dan sarana bangunan seperti perlengkapan dan utilitas, kendaraan serta untuk kebutuhan modal kerja.

SUMBER PEMBIAYAAN
Jumlah investasi sebesar Rp.30.167.733.062,- akan dibiayai oleh modal sendiri sebesar Rp.10.585.079.406,- atau sebesar 35%, sedangkan yang 65% atau sebesar Rp.19.582.653.656,- pembiayaannya diperoleh dari kredit bank, terdiri dari kredit investasi sebesar Rp.16.857.011.157,- dan kredit modal kerja sebesar Rp.2.725.642.499,-.

Pembangunan phisik Hotel Bintang Satu sampai siap untuk dioperasikan diperkirakan memerlukan waktu selama 12 (duabelas) bulan. Dalam periode masa pembangunan proyek berlangsung, jumlah kredit investasi yang dicairkan oleh bank adalah sebesar Rp.15.200.000.000,-. Dengan asumsi tingkat bunga bank yang diperhitungkan adalah sebesar 16,5% tahun, maka total bunga kredit selama masa konstruksi adalah sebesar Rp.1.657.011.157,

KELAYAKAN FINANSIAL
Untuk menentukan kelayakan finansial dari pembangunan Hotel Bintang Satu ini, dilakukanlah analisa terhadap beberapa kinerja melalui beberapa alat analisa seperti Return on Investment, Return on Equity, Internal Rate of Return, Break Event Point Analysis dan Pay Back Period.

Untuk dapat menilai apakah investasi dalam bidang usaha perhotelan ini feasible serta dapat mendatangkan laba yang diharapkan ditahun-tahun mendatang, perlu kiranya dibuktikan dengan melakukan analisa keuangan dengan meggunakan ratio-ratio.

INVESTASI HOTEL BINTANG TIGA
Besarnya investasi yang diperlukan untuk membangun proyek Hotel Bintang Tiga dengan jumlah kamar sebanyak 75 kamar, diperkirakan sejumlah Rp.42.639.343.448,- yang digunakan untuk membiayai bangunan hotel berikut pra-sarana dan sarana bangunan seperti perlengkapan dan utilitas, kendaraan serta untuk kebutuhan modal kerja, seperti terlihat pada perincian tabel sebagai berikut :

Investasi Hotel Bintang Tiga

Biaya infrastruktur Hotel

Bisnis perhotelan di Indonesia tumbuh seiring dengan meningkatnya arus kunjungan wisatawan mancanegara dan tren perusahaan-perusahaan besar dalam melakukan aktivitas perjalanan bisnis serta wisatawan nusantara (wisnus). Misalnya, tahun 2012, wisatawan mancanegara yang tinggal atau menginap di hotel berbintang, selama mereka berada di Indonesia tercatat sejumlah 6.468.493 orang atau sebesar 21,11 persen sedangkan jumlah wisatawan domestik yang menginap di hotel berbintang mencapai 24.168.449 orang atau sebesar 78,89 persen.

Pada tahun yang sama jumlah akomodasi tercatat sebanyak 1.623 hotel klasifikasi bintang dengan jumlah kamar sebanyak 155.740 kamar dan 238.485 unit tempat tidur. Tingkat penghunian kamar rata-rata 56,16 persen atau dari jumlah kamar yang digunakan rata-rata diisi oleh1,9 orang, sedangkan tingkat pemakaian tempat tidur rata-rata 68,98 persen.

Studi komprehensif PROSPEK BISNIS HOTEL DI INDONESIA, 2013-2017 telah berhasil disusun dan diterbitkan oleh CITRA CENDEKIA INDONESIA tersedia dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia, sebagai perusahaan konsultan bisnis independen yang bergerak secara khusus yang selalu berusaha keras untuk mendorong dunia usaha melalui penyediaan studi industri & pasar, studi kelayakan dan direktori bisnis serta informasi bisnis berharga lainnya, informasi daftar isi dan lainnya tentang studi tersebut dapat menghubungi marketing Bapak Parlindungan Phone 021 47884515, mail marketing@cci-indonesia.com.

Related posts

Kirim Pesan
Senang sekali bisa membantu anda, jika ada yang ingin di tanyakan tentang Produk, harga dan Jasa kami......silahkan kirim pesan