PRODUSEN DAN KAPASITAS PRODUKSI SEMEN

Hingga saat ini terdapat 11 perusahaan yang sudah memproduksi semen di Indonesia, dengan rincian 5 perusahaan milik pemerintah dan 3 perusahaan milik swasta asing dan 3 perusahaan milik swasta nasional.

 

Kapasitas terpasang clinker tahun 2014 lalu tercatat 50,31 juta ton dan meningkat menjadi 56,98 juta ton pada tahun 2015. Sementara kapasitas terpasang industri semen Indonesia tahun 2014 lalu sebesar 69,45 juta ton dan tahun 2015 meningkat menjadi 75,35 juta ton.

 

Dilihat dari kapasitasnya, PT. Indocement Tunggal Prakarsa memiliki kapasitas produksi yang paling besar yaitu sekitar 20,50 juta ton pada tahun 2015 ini, disusul PT. Semen Gresik berada pada urutan kedua dengan kapasitas 14,7 juta ton dan diurutan ketiga PT. Semen Padang dengan kapasitas produksi 7,45 juta ton, masing-masing pertahun.

 

Bila digabungkan dari tiga perusahaan semen plat merah/PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk yaitu PT. Semen Gresik, PT. Semen Tonasa dan PT. Semen Padang mempunyai kapasitas produksi yang cukup besar yakni mencapai 29,55 juta ton per tahun, ini artinya perusahaan ini menguasai sekitar 39,22% dari total kapasitas produksi nasional tahun 2015 ini.

 

Pada awal tahun 2015 ini ada 2 perusahaan semen swasta nasional yang sudah beroperasi yaitu PT. Cemindo Gemilang yang berlokasi di Bayah Kabupaten Lebak Provinsi Banten dengan kapasitas produksi sekitar 4 juta ton pertahun, serta PT. Jui Shin Indonesia dengan lokasi pabrik Karawang, Provinsi Jawa Barat.

Menurut sumber dari Asosiasi Semen Indonesia (ASI) pada akhir tahun 2015 ini diperkirakan akan beroperasi 2 pabrik semen baru yaitu PT. Semen Bima/ PT Sinar Tambang Arthalestari di Banyumas, Jawa Tengah dan PT. Semen Jawa yang berlokasi di Sukabumi, Jawa Barat.

 

Dengan demikian industri semen ditanah air pada tahun 2015 diramaikan oleh 4 pendatang baru dan semua berlokasi di Pulau Jawa. Namun ini sangat disayangkan kenapa investor tidak berminat untuk membangun pabriknya di luar pulau Jawa.

 

Berdasarkan analisa Bizteka, ada beberapa kendala kenapa investor tidak membangun pabriknya di luar Jawa. Pertama, masalah infrastruktur di luar Jawa yang kurang tersedia dan kedua memang pasar semen di luar Jawa tidak sebesar di Pulau Jawa dimana lebih dari separuh produksinya di serap di Pulau Jawa.

 

Menurut sumber dari Asosiasi Semen Indonesia, lokasi pabrik semen yang ada saat ini tersebar di Jawa, Sumatera, Sulawesi, Kalimantan dan Nusa Tenggara Timur. Di Sumatera adalah PT. Semen Baturaja dengan dua pabrik yaitu di Baturaja, Palembang – Sumatera Selatan dan Panjang – Lampung, PT. Lafarge Cement Indonesia di Lok Nga-Nangroe Aceh Darusalam.

 

Sementara di Jawa ada PT. Indocement Tunggal Prakarsa, di Jawa Barat, PT. Holcim Indonesia, Jawa Barat dan Jawa Tengah dan PT. Semen Gresik di Gresik-Jawa Timur. Sedangkan di Sulawesi adalah PT. Semen Bosowa Maros-Sulawesi Selatan dan PT. Semen Tonasa di Pangkep-Sulawesi Selatan. PT. Semen Kupang di Nusa Tenggara Timur dan di Kalimantan ada satu pabrik yaitu Indocement Tunggal Prakarsa

Related posts

error: Content is protected !!