Luas Panen Tanaman Hortikultura

Luas Panen Tanaman Hortikultura, Sektor pertanian memiliki peranan penting terhadap perekonomian nasional, baik langsung maupun tidak langsung. Secara langsung yaitu sumbangannya terhadap penyediaan sumber devisa, bahan baku industri, sumber bioenergi, pengentasan kemiskinan, penyedia lapangan kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat. Sedangkan secara tidak langsung berupa efek pengganda melalui keterkaitan input-output antar industri, konsumsi dan investasi.

Peran pemerintah untuk memajukan sektor pertanian memberikan dampak positif. Hal ini terlihat dari meningkatnya kontribusi sektor pertanian terhadap PDB (Produk Domestik Bruto). Untuk meningkatkan produktivitas lahan pertanian khususnya holtikultura, pemerintah pada tahun 2016 lalu telah meningkatkan anggaran untuk tanaman hortikultura sebesar Rp 1,14 triliun dari Rp 1,3 triliun pada tahun 2015. Disamping itu, Pemerintah juga telah membuka beberapa lahan baru dibeberapa provinsi seperti Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan Sumatera Utara,Sumatera Barat, serta Bali. Bahkan sejumlah daerah dikawasan Indonesia Timur-pun dijadikan sentra produksi bawang, cabe, terung, dan buah-buahan.

Produktivitas lahan yang ada terus ditingkatkan agar produksi meningkat setiap tahunnya. Hasilnyapun mulai terlihat beberapa produktivitas lahan tanaman hortikultura disentra-sentra produksi mulai meningkat.

Berdasarkan data luas panen tanaman bawang merah pada tahun 2011 lalu tercatat 93.667 hektar (Ha), pada tahun 2012 meningkat seluas 99.519 Ha, tetapi pada tahun 2013 terlihat sedikit mengalami penurunan tercatat 98.937 Ha. Pada tahun 2014 luas lahan panen bawang merah meningkat kembali yakni 120.704 Ha. Kemudian pada tahun 2015 lalu meningkat lagi menjadi 121.533 Ha atau naik 0,69%.

Luas Lahan Hortikultura Indonesia (sumber: Jurnal Bisnis Bizteka)

Perusahan Oil Palm di Indonesia10 Komoditi perkebunan indonesiaIndustri Kreatif di Indonesia

Related posts