Produsen dan Kapasitasnya Resin Plastik di Indonesia

Di Indonesia industri resin  plastik dalam beberapa tahun terakhir ini berkembang cukup pesat. Dari empat jenis resin plastik (PE, PP, PVC, PS) yang diulas dalam laporan ini total kapasitas produksinya mencapai 2,2 juta ton per tahun. Dari total kapasitas produksi sebesar itu, resin plastik jenis PE memiliki kapasitas produksi terbesar hingga mencapai 790.000 ton per tahun. Kemudian diikuti PP dengan kapasitas 700.000 ton per tahun, PVC 602.000 ton per tahun dan PS dengan kapasitas 122.800 ton per tahun.

Saat ini di Indonesia terdapat dua produsen PE yaitu PT. Chandra Asri Petrochemical Tbk (PT. CAP) dan PT. Lotte Chemical Titan Nusantara. PT. CAP adalah perusahaan petrokimia terbesar dan terintegrasi di Indonesia serta satu-satunya yang mengoperasikan Naptha Cracker. Perusahaan yang memiliki pabrik yang berlokasi di Ciwandan, Cilegon, Banten ini memproduksi Polyolefins (Polyethylene dan Polypropylene). Adapun kapasitas produksi PE, PT. CAPC saat ini adalah sebesar 340.000 ton per tahun dan kapasitas produksi PP sebesar 480.000 ton per tahun. Keterangan selengkapnya mengenai PT Chandra Asri Petrochemical Tbk dapat dilihat pada profil perusahaan.

Selain PT. CAPC perusahaan lainnya yang memproduksi PE adalah PT. Lotte Chemical Titan Nusantara (PT LCTN). PT. LCTN dulunya dikenal sebagai PT. Titan Petrokimia Nusantara yang merupakan anak perusahaan dari PT Titan Kimia Nusantara Tbk yang tergabung dalam kelompok usaha Lotte Chemical Corp (sebelumnya Honam Petrochemical Corp) perusahaan yang berkedudukan di Republik Korea. Kapasitas produksi PE, PT. LCTN mencapai 450.000 ton per tahun. Selain dipasarkan di dalam negeri, produk PE PT. LCTN juga diekspor ke berbagai negara.

Selain diproduksi oleh PT. CAPC, PP juga diproduksi oleh dua perusahaan lainnya yaitu PT. Polytama Propindo dengan kapasitas produksi sebesar 180.000 ton per tahun dan PT. Pertamina UP III dengan kapasitas produksi mencapai 40.000 ton per tahun. PT. Polytama Propindo didirikan pada tahun 1993 dalam rangka Penanaman Modal Asing (PMA). Perusahaan ini merupakan Joint Venture antara PT. Tirtamas Majutama (80%) dan Nissho Iwai Corp, Jepang (10%) dan BP Chemical Co., Inggris (10%).

Pages: 1 2

Related posts